Minggu, 09 Desember 2012

Puisi untuk Abah yang Paling ku Sayang


“Ayah”
Karya Muliani Rahmah

Di saat fajar belum tiba
Kau buka mata
Dan kau bangun dari pembaringan
Di saat sepi...
Kau hamparkan sajadah
Terucap doa berjuta harap
Terdengar sayup-sayup dari bibirmu
Doamu adalah kunciku
Dalam meraih bintang yang paling terang

 Ayah...
Sekilas wajahmu terlihat biasa
Namun hatimu ayah
Juga luar biasa
Seperti kasih sayang ibu
Tiada batasnya
Memeras keringat siang dan malam
Tapi masih sempat memupuk iman
Di hati anaknya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar